·
Berpikir kritis
Proses berpikir kritis:
Mengidentifikasi anggapan
masalah pokok
Mempertimbangkan konteks dan arti dari masalah kepada semua individu
Mempertimbangkan konteks dan arti dari masalah kepada semua individu
Mengumpulkan data yang cukup
untuk mempertimbangkan jalan alternatif dan prediksi beberapa hasil.
·
Membuat keputusan
Model-model untuk membuat
keputusan sebagai berikut:
1.Model “Memproses Informasi”
2.Model Wheeler’s
3.Proses Keperawatan
3.Proses Keperawatan
Tipe-tipe keputusan:
Keputusan rutin: dapat
digunakan untuk merespon terhadap masalah yang terjadi berkelanjutan, umum, dan
memiliki alasan yang jelas. Keputusan inovatif: dibuat ketika situasi atau masalah tidak biasa dan
peraturan atau penuntun tidak didefinisikan dengan jelas.
Membuat pra-keputusan:
Sebelum membuat suatu keputusan, ajukan beberapa
pertanyaan berdasarkan data pengkajian. Pertama, apakah perlu untuk membuat
suatu keputusan? Apakah ada masalah yang perlu diselesaikan? Persepsi dari
masalah bersifat relatif. Pertanyaan membuat pra-keputusan yang lainnya adalah
mengenai waktu: seberapa cepat keputusan perlu dibuat?. Satu dari karakteristik
kepemimpinan adalah kemampuan untuk berpikir kritis dan membuat keputusan yang
sulit dengan cepat dan efektif.
Alat-alat dalam pengambilan keputusan:
Ø Pros and Cons: mendaftarkan
keuntungan (Pros) dan kerugian (Cons) dari keputusan yang akan diambil.
Ø Analisa SWOT: alat untuk
menganalisa Strenght (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (kesempatan), Threat (ancaman).
Ø 2X2 Matrix: serupa dengan analisa SWOT. Alat yang relatif sederhana
untuk menampilkan masalah atau hal penting.
-
Penyelesaian Masalah
o Teknik “Brainstorming”
Suatu teknik yang menggunakan grup untuk menyelesaikan
masalah. Suatu grup dengan seorang fasilitator yang mengontrol diskusi dimana
membiarkan setiap individu yang ikut bebas untuk mengutarakan ide atau pendapat
mereka. Proses dimulai dengan menetapkan dan menyetujui sasaran dan dilanjutkan
dengan hal-hal berikut:
1. Mengilhami ide dan saran
dengan batas waktu yang disetujui.
2. Mengkategorikan/menyingkatkan/menggabungkan/menyaring.
3. Mengkaji/menganalisa efek
atau hasil.
4. Memprioritaskan
pilihan/membuat daftar tingkatan dengan tepat.
5. Menyetujui aksi dan periode
melakukan aksi.
6. Kontrol dan monitor.
o Teknik “7 topi”
1) Topi biru
Bertindak
sebagai fasilitator; mengarahkan pembicaraan; berpikir secara formal.
2) Topi putih
Berpikir
berdasarkan fakta
3) Topi merah
Cara berpikir
yang melibatkan emosi/perasaan dan tidak rasional. Perasaan itu dapat berupa
positif atau negatif.
4) Topi kuning
Pola berpikir
yang melihat ke depan.
5) Topi hijau
Cara berpikir yang melibatkan kreasi atau ide-ide baru
6) Topi hitam
Berpikir secara logis dan
negatif. Tidak pernah menggunakan perasaan seperti halnya topi merah.
Sumber:
nursing in todays world-trends, issues,. mgmt 10th ed-J. Ellis et al (LIPPINCOTT, 2012).
Jones, R. 2007. Nursing Leadership and management : Theories, Processes and practice. Philadelphia: F.A Davis Company
